Tautan-tautan Akses

Tentara AS ditahan di Rusia; Gedung Putih Konfirmasi Warga AS Kedua yang Baru Ditahan


Gordon Black, tentara AS, yang ditahan di Rusia, berpose selfie dalam foto yang diambil dari media sosial. (Foto: Gordon Black Via Facebook/via Reuters)
Gordon Black, tentara AS, yang ditahan di Rusia, berpose selfie dalam foto yang diambil dari media sosial. (Foto: Gordon Black Via Facebook/via Reuters)

Militer AS telah mengonfirmasi bahwa seorang tentara AS ditangkap pekan lalu saat melakukan kunjungan tanpa izin ke kota pelabuhan Vladivostok di timur jauh Rusia, salah satu dari dua warga AS yang baru-baru ini ditahan di Rusia.

Juru bicara Angkatan Darat Cynthia Smith pada hari Selasa (7/5) mengatakan bahwa Sersan Kepala Gordon C. Black sebelumnya ditempatkan di Korea Selatan dan menandatangani cuti pindah tugas permanen pada tanggal 10 April dalam perjalanan ke Fort Cavazos, Texas. Alih-alih kembali pulang ke Amerika Serikat, Black terbang melalui China menuju Vladivostok karena “alasan pribadi.”

“Black tidak meminta izin resmi, dan [Departemen Pertahanan] tidak mengizinkan perjalanannya ke China dan Rusia,” tambah Smith.

Para pejabat AS mengatakan kepada VOA bahwa Black tampaknya melakukan perjalanan ke Rusia untuk menemui seorang perempuan yang menjalin hubungan asmara dengannya.

Wakil Juru bicara Pentagon Sabrina Singh kepada wartawan pada Selasa mengatakan bahwa Angkatan Darat sedang menyelidiki insiden tersebut dan bahwa setiap kepergiannya ke Rusia “sangat dilarang,” menurut panduan izin keluar negeri dari Departemen Pertahanan.

Gedung Putih pada hari Selasa mengatakan bahwa pihaknya mengonfirmasi “dua kasus terpisah” warga AS yang ditahan di Rusia, tanpa mengidentifikasi tahanan kedua.

Para pejabat Rusia mengidentifikasi warga AS yang kedua sebagai William Russell Nycum. Menurut kantor berita pemerintah Rusia, RIA-Novosti, Nycum ditahan 10 hari lalu di Moskow atas tuduhan-tuduhan hooliganisme ringan dan mabuk.

“Departemen Luar Negeri secara aktif mengupayakan akses konsuler kepada kedua individu tersebut, yang keduanya tidak berada di Rusia atas nama atau berafiliasi dengan pemerintah AS,” ujar juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre kepada para wartawan.

Seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Rusia memberi tahu Kedutaan Besar AS di Moskow pada 3 Mei bahwa Black ditangkap sehari sebelumnya di Vladivostok karena pencurian barang pribadi. Juru bicara Angkatan Darat AS, Kolonel Smith mengatakan Angkatan Darat tidak memiliki informasi lebih lanjut tentang tuduhan tersebut saat ini dan bahwa Black akan tetap berada di fasilitas penahanan praperadilan hingga sidang berikutnya.

Menurut RFE/RL, sebuah akun TikTok milik pacar Black, Aleksandra Vashchuk yang berasal dari Vladivostok, berisi banyak video pasangan tersebut saat bersama di Korea Selatan. Dalam sebuah video, Black mengenakan seragam Angkatan Darat AS dan mencium kamera seorang perempuan, yang mungkin adalah Vashchuk, sambil berbicara dalam bahasa Rusia.

RFE/RL mengatakan bahwa Vashchuk menyebut Black sebagai suaminya dan dengan penuh kasih sayang menyebutnya sebagai “pindo,” sebuah julukan Rusia untuk orang Amerika yang secara kasar diterjemahkan menjadi “Yankee punk.”

Kantor berita Associated Press melaporkan bahwa para pejabat yang tak disebutkan namanya mengatakan bahwa Black dituduh mencuri dari “pacarnya”.

Ketua Komite Urusan Luar Negeri DPR, Perwakilan Michael McCaul, mengatakan bahwa ia “sangat prihatin” dengan laporan penahanan tersebut.

“Putin memiliki sejarah panjang dalam menyandera warga negara Amerika,” kata McCaul dalam sebuah posting yang dibagikan di X. “Sebuah peringatan untuk semua orang Amerika - seperti yang telah dikatakan oleh Departemen Luar Negeri AS, tidak aman untuk bepergian ke Rusia.”

Di antara mereka yang ditahan adalah jurnalis Alsu Kurmasheva dari RFE/RL dan Evan Gershkovich dari The Wall Street Journal, yang telah ditahan atas tuduhan yang dibantah oleh mereka, atasan dan para pendukung mereka sebagai bermotif politik.

Paul Whelan juga ditahan. Ia pada tahun 2020 divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 16 tahun penjara atas tuduhan spionase, tuduhan yang berulang kali dibantah Whelan dan pemerintah AS. [my/rs]

Forum

XS
SM
MD
LG